Kebersamaan hanyalah
Yang kita punya saat ini
Tiada kata, tiada rasa, ... rajaku ...
Tak pernah mampu
Menjadi seperti yang diminta
Tak pernah bisa menemanimu ... selalu ...
Hanya menikmati
Ketulusan rasa yang indah ...
Senin, 25 Agustus 2008
Hari ini ...
Datang dengan senyum indah seorang don juan
Pergi pun dengan senyum indah seorang relawan
Berwajah kekerasan
Bertopeng keindahan
Berkalung harapan
Hanya coba berpasrah
Atas semua kenangan dalam sejarah kehidupan
Berjanji akan harpan-harapan
Hanya mencari sebuah arti senyum kebahagiaan
Terimakasih atas kesediaan dalam keindahan
Hari ini ...
Pergi pun dengan senyum indah seorang relawan
Berwajah kekerasan
Bertopeng keindahan
Berkalung harapan
Hanya coba berpasrah
Atas semua kenangan dalam sejarah kehidupan
Berjanji akan harpan-harapan
Hanya mencari sebuah arti senyum kebahagiaan
Terimakasih atas kesediaan dalam keindahan
Hari ini ...
Ingin...
Aku ...
Hanya ingin melintas
Bagai kunang-kunang indah
Sekejab, di kegelapan malam
Tanpa maksud mengganti
Bulan yang tlah menguasai malam
Mencoba memberi arti hari ini
Dan tak ingin ku ingkari
Indahnya malam ini
Bukan rasa dan perasaan
Manusiawi dalam kata insani
Hanya ingin dan sebuah keinginan ...
Hanya ingin melintas
Bagai kunang-kunang indah
Sekejab, di kegelapan malam
Tanpa maksud mengganti
Bulan yang tlah menguasai malam
Mencoba memberi arti hari ini
Dan tak ingin ku ingkari
Indahnya malam ini
Bukan rasa dan perasaan
Manusiawi dalam kata insani
Hanya ingin dan sebuah keinginan ...
Sebentar ...
Hadir hanya sebentar, berteman
Hadir bermain, bersahabat
Hadir memberi, bersobat
Hadir mengambil, bercinta
Dan hadirlah cinta untuk tercinta,
mengambil, memberi, bermain sebentar...
Hadir bermain, bersahabat
Hadir memberi, bersobat
Hadir mengambil, bercinta
Dan hadirlah cinta untuk tercinta,
mengambil, memberi, bermain sebentar...
Selasa, 19 Agustus 2008
Sebentar ...
Getar itu,
Hanya sebentar karena tertahan
Dengan beban hampa
Berharap tanpa cemas
Menikmati genggaman hangat
Dari harapan yang terwujud
Bersandar hanya untuk merasa bahagia
Yang hanya sebentar
Dan akan tak berasa saat menghilang ...
Hanya sebentar karena tertahan
Dengan beban hampa
Berharap tanpa cemas
Menikmati genggaman hangat
Dari harapan yang terwujud
Bersandar hanya untuk merasa bahagia
Yang hanya sebentar
Dan akan tak berasa saat menghilang ...
Masa Kecil ...
Bermain, bercanda, tertawa hanya ...
Pada waktu yang terlewat denganku,
denganmu dan dengan mereka ...
Yang belum mengenal rasa cinta,
arti cinta dan makna ...
Untuk sebuah keajaiban masa kecil
Tanpa perlu bertanya,
mengapa, siapa, apa dan bagaimana ...
Hanya ada 1 kata ... Cinta ...
Pada waktu yang terlewat denganku,
denganmu dan dengan mereka ...
Yang belum mengenal rasa cinta,
arti cinta dan makna ...
Untuk sebuah keajaiban masa kecil
Tanpa perlu bertanya,
mengapa, siapa, apa dan bagaimana ...
Hanya ada 1 kata ... Cinta ...
Siapa aku ...
Siapa aku dimatamu, untuk mengenal untuk dikenal
Siapa aku tertunduk bersujud untuk cinta Tuhanku
Siapa aku merunduk takjub dengan semua milikMu
Siapa aku menjadi kagum hanya untuk sebentar
Menikmati rasa tanpa bahagia karena hanya untuk,
Mati rasa ...
Siapa aku tertunduk bersujud untuk cinta Tuhanku
Siapa aku merunduk takjub dengan semua milikMu
Siapa aku menjadi kagum hanya untuk sebentar
Menikmati rasa tanpa bahagia karena hanya untuk,
Mati rasa ...
Mencintaimu ...
Dulu, kau rajaku di belantara yang tak ramah menyapa
Dulu, kau rajaku di antara bentang rindu dan cinta
Kemudian...,
Kau menghilang di telan belantara rindu dan cinta
Tak ku temukan ...
Tak ku cari ...
tak ku ingat ...
Sekarang,
Kau kembali, sebagai raja kecil
Raja kecil di duniamu, belantara rindu dan cinta
Tanpa suara, kata dan tawa ... hanya diam ...
Hanya setitik sinar di mata itu
Dengan kepedihan penuh kebimbangan...,
Mencari, meraba, menarik semua semesta yang kau ingin
Hanya cinta dibalik rindu semesta
Bukan rindu dalam cinta ...
Puaskah hanya melampiaskan rasa rindu tanpa cinta
Kembalilah..., kembali seperti dulu... menjadi rajaku ...
Aku memujamu, tak tercela dengan segala kesombongan
Aku bangga, dengan semua kharisma alami tubuhmu
Aku mencintaimu, bukan untuk memilikimu yang
Dengan mudah membunuh rasa cintaku
Hanya itu untukmu ...
Dulu, kau rajaku di antara bentang rindu dan cinta
Kemudian...,
Kau menghilang di telan belantara rindu dan cinta
Tak ku temukan ...
Tak ku cari ...
tak ku ingat ...
Sekarang,
Kau kembali, sebagai raja kecil
Raja kecil di duniamu, belantara rindu dan cinta
Tanpa suara, kata dan tawa ... hanya diam ...
Hanya setitik sinar di mata itu
Dengan kepedihan penuh kebimbangan...,
Mencari, meraba, menarik semua semesta yang kau ingin
Hanya cinta dibalik rindu semesta
Bukan rindu dalam cinta ...
Puaskah hanya melampiaskan rasa rindu tanpa cinta
Kembalilah..., kembali seperti dulu... menjadi rajaku ...
Aku memujamu, tak tercela dengan segala kesombongan
Aku bangga, dengan semua kharisma alami tubuhmu
Aku mencintaimu, bukan untuk memilikimu yang
Dengan mudah membunuh rasa cintaku
Hanya itu untukmu ...
Hujan ...
Kau adalah kesejukan...
Ketika matahari bersinar terik,
Bulan menatap nanar dan bintang pun enggan bersinar ...
Memberikan kehidupan kepada alam
Yang sedang berproses dalam bertumbuh
Engkaulah yang di tunggu
Karena engkau membasahi alam yang kering dan kaku ...
Kesejukan yang dirindukan tanpa cela ...
Ketika matahari bersinar terik,
Bulan menatap nanar dan bintang pun enggan bersinar ...
Memberikan kehidupan kepada alam
Yang sedang berproses dalam bertumbuh
Engkaulah yang di tunggu
Karena engkau membasahi alam yang kering dan kaku ...
Kesejukan yang dirindukan tanpa cela ...
Bintang ...
Kau adalah mimpidan cita-cita...
Sinarmu indah di kejauhan, tanpa cela dan tanpa rasa
Tak terjangkau oleh alam tuk mendekap keindahannya
Kau indah...,
Siapakah engkau diantara matahari dan bulan ?
Tak terasa..., panaskah, hangatkah, dinginkah, indah...
Teruslah bersinar diantara malam...
Walaupun mega menjauhkanmu dari alam
Tapi engkau tetap indah... Selalu..., dan selalu...
Karena alam merindukanmu...
Sinarmu indah di kejauhan, tanpa cela dan tanpa rasa
Tak terjangkau oleh alam tuk mendekap keindahannya
Kau indah...,
Siapakah engkau diantara matahari dan bulan ?
Tak terasa..., panaskah, hangatkah, dinginkah, indah...
Teruslah bersinar diantara malam...
Walaupun mega menjauhkanmu dari alam
Tapi engkau tetap indah... Selalu..., dan selalu...
Karena alam merindukanmu...
Bulan ...
Bersinar redup di antara hari..., terjepit di tengah kehidupan
Sinarmu berarti jika semua hanya berharap padamu
Memberikan kesejukan pada siang dan malam
Dimanakah kau, kala fajar menyentuh alam...
Walaupun di siang engkau ada,
Auramu tak sehebat matahari yang menguasai malam
Tapi engkau, setia untuk selalu ada di siang hari...
Kala malam, alam tersenyum dengan kuasa penuh terangmu
Bukankah waktumu sama dengan matahari ?
tidak puasklah waktu yang diberikan olehNya...
Inilah kehidupan...
Tak semuanya milik kita
Karena hanya Dia pemilkNya...
Bersenandunglah seperti bintang... Indah...
Sinarmu berarti jika semua hanya berharap padamu
Memberikan kesejukan pada siang dan malam
Dimanakah kau, kala fajar menyentuh alam...
Walaupun di siang engkau ada,
Auramu tak sehebat matahari yang menguasai malam
Tapi engkau, setia untuk selalu ada di siang hari...
Kala malam, alam tersenyum dengan kuasa penuh terangmu
Bukankah waktumu sama dengan matahari ?
tidak puasklah waktu yang diberikan olehNya...
Inilah kehidupan...
Tak semuanya milik kita
Karena hanya Dia pemilkNya...
Bersenandunglah seperti bintang... Indah...
Matahari ...
Kau adalah terang yang paling terang di alam ini...
Pagi hari sinarmu lembut menyapa... dalam ketenangan
Dan sangat perlahan... hingga terik yang menyapa siang
Hari bagaikan api yang membara dan berkobar...
Tapi bumi membawa sinarmu, pergi meninggal segala kepanasan...
Dan semakin lemah tertinggal hingga sore menjelang malam
Tertata rapi dalam kesinambungan hari yang tak mengerti
Kau buat dan membuat alam bertumbuh dalam proses,
dan tidak berkesudahan...
Semua menyatu dalam pagi, siang dan malam....
Walaupun waktumu pagi dan siang, alam selalu butuh proses tanpamu
Di malam yang pekat tanpa setititk cahaya
Apakah kau menyadari, Kau memberi kehidupan,
memberi kehangatan dan bara panas...
Kau menjadikan yang tiada menjadi ada
Pendewasaan alam yang selalu menemani perjalanan kehidupan...
Teruslah bersinar...
Dalam setiap kehidupan dan bercahaya dalam kegelapan...
Pagi hari sinarmu lembut menyapa... dalam ketenangan
Dan sangat perlahan... hingga terik yang menyapa siang
Hari bagaikan api yang membara dan berkobar...
Tapi bumi membawa sinarmu, pergi meninggal segala kepanasan...
Dan semakin lemah tertinggal hingga sore menjelang malam
Tertata rapi dalam kesinambungan hari yang tak mengerti
Kau buat dan membuat alam bertumbuh dalam proses,
dan tidak berkesudahan...
Semua menyatu dalam pagi, siang dan malam....
Walaupun waktumu pagi dan siang, alam selalu butuh proses tanpamu
Di malam yang pekat tanpa setititk cahaya
Apakah kau menyadari, Kau memberi kehidupan,
memberi kehangatan dan bara panas...
Kau menjadikan yang tiada menjadi ada
Pendewasaan alam yang selalu menemani perjalanan kehidupan...
Teruslah bersinar...
Dalam setiap kehidupan dan bercahaya dalam kegelapan...
Makna ...
Tak sabarku menunggu
Dalam belenggu enggan pergi
Apakah ini jeratan kalbu
Memberi makna tanpa meminta
Dalam belenggu enggan pergi
Apakah ini jeratan kalbu
Memberi makna tanpa meminta
Bosan ...
Terasa bosan menanti fajar
Bintang pun enggan menemani
Mencari arti kata sejati
Jiwa menagis menanti takdir
Bintang pun enggan menemani
Mencari arti kata sejati
Jiwa menagis menanti takdir
Selasa, 12 Agustus 2008
Hawa ...
Bercumbu dengan bayang-bayang
Menciup asap api asmara
Merengkuh angin cinta
Melontarkan rintih suara
Di ujung karma !
Mencumbu adam tanpa dosa
Terhempas !
Merintih !
Dan meratap ....
Menciup asap api asmara
Merengkuh angin cinta
Melontarkan rintih suara
Di ujung karma !
Mencumbu adam tanpa dosa
Terhempas !
Merintih !
Dan meratap ....
MilikMu ...
Jangan lelah menjadi papa !
Kala arogansi manusiawi
tak peduli, bahkan tak mengerti
Melihat bayang muak dan jijik
Seolah hidup benar dan pasti
Tuhan, aku tau ...
Semua milikMu
Terimakasih Tuhan untuk pasrahku
Terimakasih Tuhan untuk sabarku
Karena Engkau sangat indah
Dalam pelayananku
Aku lelah, tapi aku bangga
Untuk selalu didalamMu ...
Kala arogansi manusiawi
tak peduli, bahkan tak mengerti
Melihat bayang muak dan jijik
Seolah hidup benar dan pasti
Tuhan, aku tau ...
Semua milikMu
Terimakasih Tuhan untuk pasrahku
Terimakasih Tuhan untuk sabarku
Karena Engkau sangat indah
Dalam pelayananku
Aku lelah, tapi aku bangga
Untuk selalu didalamMu ...
Temani ...
Temani aku, meniti
Temani aku, melewati hari ini
Temani aku, meraih mimpi-mimpi
Temani aku, mencari hari-hari
Temani aku ...
Temani aku, melewati hari ini
Temani aku, meraih mimpi-mimpi
Temani aku, mencari hari-hari
Temani aku ...
ada ...
Kau hadir bagi kunang-kunang
Bersinar dalam kegelapan
Dengan 'cahaya' kemenangan
Memberi terang sisi hari
Yang berjalan tanpa arti
Di sela kesibukan
Di sela kepanikan
Ku terbuai hanya dalam alunan
Yang tak berharap menjadi nyanyian
Yang memberi ...,
Ketenangan dan kenyamanan
Dan aku akan merindukanmu
Dalam ruang tersembunyi
Kan ku buka saat meluka
Dalam makna tak berasa ...
Bersinar dalam kegelapan
Dengan 'cahaya' kemenangan
Memberi terang sisi hari
Yang berjalan tanpa arti
Di sela kesibukan
Di sela kepanikan
Ku terbuai hanya dalam alunan
Yang tak berharap menjadi nyanyian
Yang memberi ...,
Ketenangan dan kenyamanan
Dan aku akan merindukanmu
Dalam ruang tersembunyi
Kan ku buka saat meluka
Dalam makna tak berasa ...
mimpi ...
Terbangun dari mimpi buruk
Terengah seolah lelah
Dalam tatap dan khayalan
Mencari makna tak berarti
Ini hanya mimpi !
Dan mim yang buruk ...
Terengah seolah lelah
Dalam tatap dan khayalan
Mencari makna tak berarti
Ini hanya mimpi !
Dan mim yang buruk ...
lelah ...
Aku lelah ...
Lelah berjalan kaki
Meniti yang tak pasti
Hanya mencari
Keindahan hari ini dan nanti
Tak memberi arti ...
Lelah berjalan kaki
Meniti yang tak pasti
Hanya mencari
Keindahan hari ini dan nanti
Tak memberi arti ...
sepi ...
Saat ini aku bahagia
Saat ini aku baru merasa
Saat ini aku ingin bertanya
Saat ini aku tau mencinta
Dalam ungkapan rasa tanpa noda
Dalam alunan kata tanpa daya
Dalam kehampaan dan kegelapan
Sinar terang dan menyapa
Siapa aku di antara bintang-bintang
Siapa aku di antar alam
Cukup bertanya dalam hati saja ...
Saat ini aku baru merasa
Saat ini aku ingin bertanya
Saat ini aku tau mencinta
Dalam ungkapan rasa tanpa noda
Dalam alunan kata tanpa daya
Dalam kehampaan dan kegelapan
Sinar terang dan menyapa
Siapa aku di antara bintang-bintang
Siapa aku di antar alam
Cukup bertanya dalam hati saja ...
Terindah ...
Kaulah ...
Rajaku ...
Pangeranku ...
Yang menjadi bagian hidupku
Kembaran hatiku
Kembaran jiwaku
Tak terbagi kepada yang lain
Tercipta untuk aku dan kamu
Dalam kefanaan kata dan makna
Untuk memilih
Menjadi aku atau kamu
Dalam pertanyaan cinta dan rasa
Inikah cinta manusia ?
Kebahagiaan untuk pencipta manusia ...
Rajaku ...
Pangeranku ...
Yang menjadi bagian hidupku
Kembaran hatiku
Kembaran jiwaku
Tak terbagi kepada yang lain
Tercipta untuk aku dan kamu
Dalam kefanaan kata dan makna
Untuk memilih
Menjadi aku atau kamu
Dalam pertanyaan cinta dan rasa
Inikah cinta manusia ?
Kebahagiaan untuk pencipta manusia ...
taK ciNta ...
Hanya menikmati
Tanpa rasa, tidak juga hati
Hanya memberi
Dengan jiwa merana
Lelah mencicipi
Gelisah mencari-cari
Hanya itu yang ku punya
Memuja dengan kata
Tanpa rasa, tidak juga hati
Hanya memberi
Dengan jiwa merana
Lelah mencicipi
Gelisah mencari-cari
Hanya itu yang ku punya
Memuja dengan kata
Indah ...
Akulah ...
Pencari cahaya, pencari terang
Akulah ...
Menjadi cahaya, menjadi terang
Akulah ...
Titik cahaya, titik terang
Akulah ...
Yang berarti dalam cahaya terang
Mengapa aku ?
Karena 'aku' mengagumiMu ...
Aku yang indah ...
Pencari cahaya, pencari terang
Akulah ...
Menjadi cahaya, menjadi terang
Akulah ...
Titik cahaya, titik terang
Akulah ...
Yang berarti dalam cahaya terang
Mengapa aku ?
Karena 'aku' mengagumiMu ...
Aku yang indah ...
mungkin ...
Mungkin ...,
Aku kunang-kunang bersayap elang
Dan tak mungkin terbang
Dengan ego n nafsu
Di titik cinta dan mimpi
Bertanding berbanding
Hanya berharap
Dalam raksaa semangat
Tapi ...
Hanya terjadi dalam
Semut realita dan gua ...
Aku kunang-kunang bersayap elang
Dan tak mungkin terbang
Dengan ego n nafsu
Di titik cinta dan mimpi
Bertanding berbanding
Hanya berharap
Dalam raksaa semangat
Tapi ...
Hanya terjadi dalam
Semut realita dan gua ...
raha_sia ...
Ketika...,
hidup selalu penuh rahasia ...
Hari ini, esok dan nanti ...
Semua rahasia ...
Detik, menit, jam, hari, bulan, tahun ...
Siapa yang menebak, ia terjebak
Siapa yang mencari, ia terkelabui
Dan terus mencari rahasia
Walopun ...
Menanti rahasia ...
Walopun ...
Dan hidup dalam rahasia ...
hidup selalu penuh rahasia ...
Hari ini, esok dan nanti ...
Semua rahasia ...
Detik, menit, jam, hari, bulan, tahun ...
Siapa yang menebak, ia terjebak
Siapa yang mencari, ia terkelabui
Dan terus mencari rahasia
Walopun ...
Menanti rahasia ...
Walopun ...
Dan hidup dalam rahasia ...
suatu hari di ruang doa ...
Menangis,
Keindahan untuk mencintai ...
Tertawa,
Keindahan untuk memiliki ...
Tersenyum,
Keindahan untuk selalu bersama ...
Keindahan untuk mencintai ...
Tertawa,
Keindahan untuk memiliki ...
Tersenyum,
Keindahan untuk selalu bersama ...
cinta ...
cinta adalah Tuhan ...
cinta adalah keagungan yang ilahi ...
cinta adalah cahaya yang bersinar melebihi berlian ...
cinta adalah terang yang melebihi matahari ...
dan ...
cinta adalah C I N T A itu sendiri ...
cinta adalah keagungan yang ilahi ...
cinta adalah cahaya yang bersinar melebihi berlian ...
cinta adalah terang yang melebihi matahari ...
dan ...
cinta adalah C I N T A itu sendiri ...
03 agt 05 @ 05.00 wib
ketika,
semua tak pernah mencoba
untuk berada dalam ...
posisi itu ...
rasa itu ...
cinta ...
siapa yang bahagia ???
yang mencipta ?
semua tak pernah mencoba
untuk berada dalam ...
posisi itu ...
rasa itu ...
cinta ...
siapa yang bahagia ???
yang mencipta ?
ziarah ...
terbangun dalam kelelahan
menanti sebuah jawaban
akan perjalanan musafir
di taman ziarah yang gersang
dalam keletihan jiwa
dalam kesesakan raga
tak hanya meminta ...
menanti sebuah jawaban
akan perjalanan musafir
di taman ziarah yang gersang
dalam keletihan jiwa
dalam kesesakan raga
tak hanya meminta ...
daya ...
datang dengan kesederhaan
putih, suci dan lugu
bertutur indah nan manis
hanya kulit memancar senja
tak sengaja mengeja
lembut dengan gaya
love u ...
putih, suci dan lugu
bertutur indah nan manis
hanya kulit memancar senja
tak sengaja mengeja
lembut dengan gaya
love u ...
mencoba ....
bagai terbang di terpa badai
tak ada tempat berteduh
hanya mencoba bertahan
mencari apa yang di berikan
tak terjangkau olehku....
tak ada tempat berteduh
hanya mencoba bertahan
mencari apa yang di berikan
tak terjangkau olehku....
.......................__________.......................
ku sentuh tak berujud ...
ku hirup tak mewangi ...
kurasakan tak menjawab, ku cari ...
hilangnya jiwa tak beraga, ku cari ...
hilangnya sukma tak berakal ... !
ku hirup tak mewangi ...
kurasakan tak menjawab, ku cari ...
hilangnya jiwa tak beraga, ku cari ...
hilangnya sukma tak berakal ... !
23042004 @ 01.05 wib
mata menuntun jiwa
harum menuntun rasa
tutur menuntun bicara
dan ...
telinga menganalisa
di mana Engkau sang Pencipta
kala jiwa bertanya ...,
inikah saatnya ... ?
harum menuntun rasa
tutur menuntun bicara
dan ...
telinga menganalisa
di mana Engkau sang Pencipta
kala jiwa bertanya ...,
inikah saatnya ... ?
selasa 19 april 2005 @ 01.05 wib
Ketika,
Ku tegarkan diri
Untuk melangkah dengan semua ketegasan !
Tidak bersamanya !?!
Ketika,
Ku bertanya padaNya
Apakah benar keputusan manusia biasa ?
Yang mencoba melayani dengan mencinta
Yang mencoba melayani dengan tanpa pamrih
Yang mencoba bertahan hidup tanpa siapa-siapa
Yang mencoba percaya dan setia
Ku pasrahkan semua ...
Untuk sebuah jawaban ...
Dari sebuah pergumulan ...
teQuero...
Ku tegarkan diri
Untuk melangkah dengan semua ketegasan !
Tidak bersamanya !?!
Ketika,
Ku bertanya padaNya
Apakah benar keputusan manusia biasa ?
Yang mencoba melayani dengan mencinta
Yang mencoba melayani dengan tanpa pamrih
Yang mencoba bertahan hidup tanpa siapa-siapa
Yang mencoba percaya dan setia
Ku pasrahkan semua ...
Untuk sebuah jawaban ...
Dari sebuah pergumulan ...
teQuero...
260504 @22.03 wib
sandaran terjepit ilalang
dalam sejuk nafas terengah
tengadah mencari, entah apa...
hanya Engkau yang tau
apa yang akan dan telah terjadi
dari mimpi...
dalam sejuk nafas terengah
tengadah mencari, entah apa...
hanya Engkau yang tau
apa yang akan dan telah terjadi
dari mimpi...
260504 @22.03 wib
sandaran terjepit ilalang
dalam sejuk nafas terengah
tengadah mencari, entah apa...
hanya Engkau yang tau
apa yang akan dan telah terjadi
dari mimpi...
dalam sejuk nafas terengah
tengadah mencari, entah apa...
hanya Engkau yang tau
apa yang akan dan telah terjadi
dari mimpi...
rabu, 26 mei 2004 @ 07.54 wib
hanya proses...
kehidupan yang tak akan terulang
dan ternyata,
cinta adalah
menindas egoisme menjadi 'kasih'
dan menghancurkan dendam dalam maaf...
kehidupan yang tak akan terulang
dan ternyata,
cinta adalah
menindas egoisme menjadi 'kasih'
dan menghancurkan dendam dalam maaf...
love ...
tatap nanar seolah beradu
pada retina tak terungkap
bersujud, berharap kekal...
tak jauh birunya langit
juga mencari teman dala sepi...
pada retina tak terungkap
bersujud, berharap kekal...
tak jauh birunya langit
juga mencari teman dala sepi...
minggu, 13 oktober 2002 @ 07.48 wib
hatipun tak terbaca
luruspun oleh tanganNya
tak ada makna dalam kata
hanya jazad tak bernyawa
apa mata buka bicara
akan tulisan dalam gaya
tak kukira ada lidah di sana
untuk menipu manusia...
luruspun oleh tanganNya
tak ada makna dalam kata
hanya jazad tak bernyawa
apa mata buka bicara
akan tulisan dalam gaya
tak kukira ada lidah di sana
untuk menipu manusia...
kangen ...
kaki langit merona senja
di tiup angin menyimpan makna
tak bisa menahan apa di dada
dalam harap akan tanda
terbesit makna membuka jiwa
dalam tawa kita bicara...
di tiup angin menyimpan makna
tak bisa menahan apa di dada
dalam harap akan tanda
terbesit makna membuka jiwa
dalam tawa kita bicara...
Buatmu...!
bintang berkedip mengintai malam
yang kian larut, tak peduli
meminta makna menyapu senja
hadirlah dinda dalam lamunan
karena kanda rindu mencinta...
yang kian larut, tak peduli
meminta makna menyapu senja
hadirlah dinda dalam lamunan
karena kanda rindu mencinta...
terimakasih teman, engkau baik...
bila esok pagi kau terjaga
lihatlah butir bening embun
yang di terpa cahaya
saat itu..,
sang bayu yang sejuk
kan bisikan salamku
cahaya mentari
kan hangatkan jiwamu...
luv...
lihatlah butir bening embun
yang di terpa cahaya
saat itu..,
sang bayu yang sejuk
kan bisikan salamku
cahaya mentari
kan hangatkan jiwamu...
luv...
kamis, 20 mei 2004 @ 22.47 wib
aku lelah di sini
pikiran ini
bantu aku
menyembuhkan luka ini
yang aku tau Kau bersamaku
dengan luka ini ...
pikiran ini
bantu aku
menyembuhkan luka ini
yang aku tau Kau bersamaku
dengan luka ini ...
x-urang_dayu permai blok T7...
senja menoreh jingga
tak berasa waktu berlalu
menoleh,
hanya kesia-siaan
tak mampu berjalan derap...
lewati malam-malam yang sama
yang aku juga tak tahu
apa ini semua akan ada hasilnya
untuk saat ini tidak menerima
untuk saat ini hanya pemanfaatan
waktu 'n tenaga...
tak berasa waktu berlalu
menoleh,
hanya kesia-siaan
tak mampu berjalan derap...
lewati malam-malam yang sama
yang aku juga tak tahu
apa ini semua akan ada hasilnya
untuk saat ini tidak menerima
untuk saat ini hanya pemanfaatan
waktu 'n tenaga...
selasa, 20 april 2004 @ 20.30 wib
mungkin untuk bersiap-siap
bertahan pada kekuatan
akan cobaan dan halangan
apakah ini akan berhasil ?
hanya waktu yang akan menjawab
aku tak tau...
bertahan pada kekuatan
akan cobaan dan halangan
apakah ini akan berhasil ?
hanya waktu yang akan menjawab
aku tak tau...
kaDang ...
Langganan:
Postingan (Atom)
